Buku ini membahas pendidikan antikorupsi dengan menginternalisasikan nilai-nilai islami untuk membentuk kesadaran antikorupsi.
Buku ini hadir sebagai upaya pencegahan melalui pendidikan antikorupsi khsusunya kepada para generaasi muda karena mereka adalah calon pemimpin masa depan bangsa.
Buku ini dapat dijadikan panduan dalam mengelola jurnal pendidikan. Buku ini sangat bermanfaat, terutama bagi guru yang masih awam dalam hal menulis dan penerbitan.
Buku ini menjelaskan tentang karakter bangsa yakni, disiplin, kerja keras, kreatif, dan mandiri yang dikemas dalam bentuk cerita sederhana.
Melalui buku ini, pembaca dapat memperoleh pencerahan yang berkaitan dengan konsep revolusi mental yang dilengkapi dengan contoh-contoh.
Buku ini mengajak pembaca untuk melihat bentuk-bentuk nyata praktik pendidikan karakter berbasis komunitas, yang dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah maupun masyarakat. Buku ini juga membuka kesadaran para pelaku pendidikan bahwa permasalahan dalam implementasi pendidikan karakter berbasis komunitas dapat diselesaikan.
Buku ini berisi pengembangan nilai-nilai karakter penting bagi siswa Indonesia, yaitu Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Cinta Tanah Air, dan Cinta Damai, yang diinternalisasikan melalui pembelajaran terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila untuk membentuk pribadi berbudaya da berkarakter.
Buku ini disusun dengan berbasis masalah dan testimoniyang dapat dijadikan acuan dan pegangan bagi guru, dosen, mahasiswa, peneliti, LSM, Pemerintah, dan instansi pengambil kebijakan serta orang tua yang peduli dengan bidang pendidikan.
Buku ini membahas berbagai aspek afeksi seperti sikap, minat, empati, konsep diri efikasi diri, nilai dan moral yang disajikan secara mendalam baik definsinya, cirinya, maupun hubungan atau pengaruhnya dengan konsep lain yang dibutuhkan peniliti dalam menyusun konstruk teoritik penelitiannya.
Buku ini memberikan informasi tentang seluk beluk pendidikan dalam perspektif global dan nasional. Buku ini ditujukan untuk dosen, mahasiswa, masyarakat umum, dan orang tua yang sejatinya setiap individu memiliki peran dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi masa depan.